Web Browser Anda pastinya tahu ada banyak web browser di dunia ini, masing-masing dari web browser ini memiliki ciri khas. Nah berikuti ini akan dibahas mengenai kelebihan dan kekurangan masing2 web browser tersebut.
Pohon yang Dapat Berjalan dan Berpindah Tempat
Kedengarannya memang aneh, tetapi tanaman ini benar-benar bisa berjalan. Tanaman ini berasal dari hutan tropis Afrika Selatan. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 25 meter. Nama Tanaman ini adalah Socratea exorrhiza, biasa dijuluki Walking Palm atau Cashapona.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 4 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 5 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
Ada beberapa macam kelainan akibat sistem saraf pada manusia terganggu, antara lain :
1. Stroke ( istilah lain Cerebrovascular accident ( CVA ) atau
Cerebral apoplexy ), adalah kerusakan otak akibat tersumbatnya atau
pecahnya pembuluh darah otak.
2. Poliomielitis , penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang
menyerang neuron-neuron motoris sistem saraf ( otak dan medula spinalis
).
3. Epilepsi, penyakit karena dilepaskannya letusan-letusan listrik ( impuls ) pada neuron-neuron otak.
4. Parkinson, penyakit yang disebabkan oleh berkurangnya
neurotranslator dopamin pada dasar gangglion dengan gejala tangan
gemetaran sewaktu istirahat ( tetapi gemetaran itu hilang sewaktu tidur
), sulit bergerak, kekakuan otot, otot muka kaku menimbulkan kesan
seolah-olah bertopeng, mata sulit berkedip dan langkah kaki menjadi
kecil dan kaku.
5. Transeksi , kerusakan atau seluruh segmen tertentu dari medula
spialis. Misalnya karena jatuh, tertebak yang disertai dengan hancurnya
tulang belakang.
6. Neurasthonia, ( lemah saraf ) , penyakit ini ada karena pembawaan
lahir, terlalu berat penderitanya, rohani terlalu lemah atau karena
penyakit keracunan.
7. Neuritis, radang saraf yang terjadi karena pengaruh fisis seperti
patah tulang, tekanan pukulan, dan dapat pula karena racun atau
difisiensi vitamin B1, B6, B12.
8. Amnesia, yaitu ketidakmampuan seseorang untuk mengingat atau
mengenali kejadian yang terjadi dalam suatu periode di masa lampau.
Biasanya kelainan ini akibat guncangan batin atau cidera otak.
9. Cutter, kelainan di mana penderitanya selalu melukai dirinya sendiri pada saat depresi, stres, atau bingung.
Dan masih banyak lagi yang lainnya, lagi
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.
Adanya
gangguan pada peredaran darah memang sangat mengganggu, hal ini sering
kali menjadikan kondisi tubuh kurang bahkan tidak fit. Akibatnya
kegiatan manusia menjadi terganggu.
Beberapa
gangguan pada sistem peredaran darah disebabkan oleh faktor keturunan,
kerusakan atau makanan. Beberapa gangguan tersebut adalah sebagai
berikut:
Penyakit
jantung dapat disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah koroner yang
ada di jantung. Gangguan tersebut dapat disebabkan oleh terjadinya
penggumpalan darah atau gas di dalam pembuluh darah koroner. Akibatnya,
kerja jantung menjadi terhenti.
Penyumbatan pembuluh balik, penyakit ini mengakibatkan lambatnya
aliran darah hingga akhirnya aliran darah pada pembuluh balik menjadi
terhambat. Salah satu penyebabnya adalah penimbunan dan pengendapan
lemak kolesterol yang ada pada dinding pembuluh balik.
Kurang darah (anemia) seringkali diartikan kurangnya jumlah darah.
Sebenarnya, kurang darah disebabkan jumlah hemoglobinnya(HB) kurang
mengandung zat besi. Kurangnya sel darah merah dapat disebabkan oleh
infeksi malaria atau cacing tambang.
Hipertensi (tekanan darah tinggi) disebabkan tekanan darahnya
melebihi batas normal (lebih dari 140/90 mmHg). Penderita hipertensi
biasanya ditandai dengan sulit tidur, mudah marah, serta cepat lelah.
Penyakit ini umumnya diakibatkan terlalu banyak mengkonsumsi makanan
yang berlemak.
Leukimia (kanker darah) disebabkan oleh jumlah sel darah putih yang
terlalu banyak sehingga sel darah putih memakan sel-sel darah merah.
Agar
anda terhindar dari penyakit yang dapat mengganggu sistem peredaran
darah, disarankan memakan makanan yang seimbang, tidak berlebihan,
mengurangi makanan yang berlemak dari hewan (lemak hewani), menjaga
berat badan yang sesuai dengan umur dan tinggi badan, serta
rajin-rajinlah anda berolahraga secara rutin.
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.
Peredaran darah pada cacing termasuk ke
dalam system peredaran darah tertutup. Peredaran darah tertutup adalah
sirkulasi darah keseluruh tubuh melalui pembuluh – pembuluh darah. Pada
system peredaran darah ini, darah diedarkan melalui arteri dan kembali
ke jantung melalui vena. Untuk membahas peredaran darah tertutup , dapat
diambil contoh annelida dan vertebrata. Annelida dan vertebrata telah
memiliki perkembangan yang lebih maju diabandingkan dengan hewan – hewan
lain. Demikian pula tentang system peredaran darahnya , yakni telah
adanya system peredaran darah tertutup. Agar lebih jelas, dalam
pembahasan system peredaran darah pada annelida , kita ambil contoh
cacing tanah ( Lumbricus terestis ). Pada cacing tanah , system
peredarannya terdiri dari cairan darah , beberapa pembuluh darah , dan
jantung sebagai pusat peredaran. Darah cacing tanah terdiri atas plasma
darah dan benda darah. Darah cacing tanah berwarna merah disebabkan oleh
adanya hemoglobin yang larut dalam plasma darah. Jantung dan saluran
darahnya memiliki katup sehingga darah tidak mengalir kembali ke
jantung. Aliran darah disebabkan oleh kontraksi lengkung jantung.
Jantung memompa darah dari saluran dorsal kesaluran darah ventral
kemudian keseluruh tubuh. Pertukaran gas terjadi di jaringan –jaringan
tubuh. Dari seluruh tubuh , darah menuju bagian dorsal tubuh. Dari
bagian dorsal tubuh darah kembali ke jantung .
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.
Pernahkah kamu melihat orang-orang yang menangkap belalang untuk
dimasak, dan belalang itu ditusuk bagian perut (abdomen) nya? Apakah
kamu memperhatikan bahwa belalang yang ditusuk itu tidak pernah
berdarah-darah seperti halnya ketika kita melihat ayam yang disembelih?
Jika
kamu memperhatikannya, mungkin kamu akan bertanya-tanya, apakah
belalang dan serangga lainnya memiliki darah atau tidak? Jika tidak,
lantas bagaimana mereka mendapat nutrisi dari makanan yang mereka makan?
Jawabannya, serangga tentu saja memiliki darah dan organ
sirkulasi (peredaran darah). Organ sirkulasi pada serangga berupa
jantung pembuluh dan pembuluh darah. Pembuluh darah yang utama pada
serangga ialah pembuluh darah dorsal (punggung) yang memanjang di
sepanjang thorax (dada) dan abdomen (perut). Pada bagian abdomen,
pembuluh darahnya terbagi menjadi beberapa gelembung.
Gelembung-gelembung inilah yang dinamakan dengan jantung pembuluh.
Tiap-tiap kamar atau gelembung pada jantung pembuluh ini memiliki sekat
yang dinamakan ostia. Sekat ini mencegah darah mengalir balik ke
jantung.
Jantung memompa darah untuk dialirkan ke seluruh
tubuh melalui pembuluh aorta. Berbeda dengan vertebrata, pembuluh aorta
pada serangga memiliki ujung yang terbuka, sehingga darah mengalir ke
seluruh tubuh tanpa melalui pembuluh darah, melainkan beredar bebas
dalam rongga tubuh (homocoel) dan langsung berhubungan dengan jaringan
tubuh. Sistem seperti ini dinamakan sistem peredaran darah terbuka.
Darah membawa sari-sari makanan untuk
diedarkan ke sel-sel tubuh dan mengambil sisa metabolism dari sel-sel
tubuh tersebut untuk dibuang melalui sistem ekskresi. Darah yang beredar
di rongga tubuh kemudian masuk ke jantung pembuluh melalui
lubang-lubang halus pada pembuluhnya. Darah kemudian dipompa lagi ke
seluruh tubuh, begitu seterusnya.
Lalu, kenapa kita tidak
pernah melihat belalang yang berdarah-darah? Jawabannya bukan karena
serangg itu kecil, sehingga darahnya tidak kelihatan. Darah serangga
yang lebih dikenal dengan hemolimfe memang tidak berwarna merah, karena
tidak mengandung hemoglobin. Fungsi hemoglobin adalah untuk mengikat
oksigen. Dengan demikian, berarti system peredaran darah pada serangga
hanya berfungsi sebagai pengangkut sari-sari makanan, hormone, garam,
dan sisa metabolism saja, sementara oksigen tidak diikat oleh darah.
Selain itu, darah juga berfungsi untuk mengatur dan menyesuaikan suhu
tubuh dengan suhu lingkungannya.
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.
Darah yang kaya O2
dari paru-paru dan kulit masuk ke atrium kiri. Darah yang miskin O2
masuk ke atrium kanan dengan perantaraan sinus venosus. Dari atrium
darah masuk ke ventrikel sehingga terjadi percampuran darah yang kaya O2
dan darah yang miskin O2 . Dari ventrikel darah yang
kaya O2 dipompa ke jaringan tubuh dan pada saat darah yang
miskin O2 dialirkan ke paru-paru ke kulit untuk memperoleh O2.
Peredaran darah katak termasuk peredaran darah ganda(dalam
satu kali peredarannya, darah melewati jantung 2 kali).
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.
Sistem
peredaran darah pada ikan terdiri dari: jantung beruang dua, yaitu
sebuah bilik (ventrikel) dan sebuah serambi (antrium). Jantung terletak
dibawah faring di dalam rongga parikambium, yaitu bagian
dari rongga tubuh yang terletak di anterior (muka).
Fungsi jantung memompa darah Selain itu, terdapat organ sinus venosus,
yaitu struktur penghubung berupa rongga yang menerima darah dari vena
dan terbuka di ruang depan jantung.
Gbr: Jantung ikan terdiri dari Atrium dan
Ventrikel
Darah
sendiri merupakan Suatu fluida (plasma) tempat bbrp bahan terlarut dan
tempat erythrocyte, leucocyte dan bbrp bahan lain tersuspensi. Fungsi
darah pada Ikan adalah sbagai berikut :
Mengedarkan
suplai makanan ke sel-sel tubuh
Membawa
oksigen ke jaringan2 tubuh
Membawa hormon dan enzim ke
organ yg memerlukan
Volume darah pada ikan
pada ikan Teleostei berkisar 1,5-3% dari bobot tubuh. Jumlah organ yang
membuat darah pada ikan jumlah lebih banyak dari mamalia. Darah pada
pisces terdiri dari plasma dan sel darah (Sel darah merah dan Sel darah
putih).
Plasma
Darah Berapa cairan jernih berisikan mineral
terlarut, hasil pencernaan makan yg diserap oleh buangan jaringan,enzim,
antibodi & gas terlarut
Erytrocyte (Sel darah merah)
Memiliki
inti
Berwarna merah kekuningan
Erytrocyte
dewasa bentuk lonjong, kecil, diameter 7-36 mikron (tergantung spesies
ikannya)
Jumlah tiap mm3 darah berkisar antara
20.000 – 3.000.000
Pengangkutan oksigen dalam darah
bergantung pada HB yang terdapat dalam erytrocye
Agranulocyte lympocyte,
monocyte, thrombocyte.(terbesar dr leucocyte)
Organ
pembentuk darah pada Cyclostoma semua jenis darah dibentuk dalam Limpa
yang tersebar pada sub mucos usus alat pencernaan makanan. Pada Ikan
berahang limpa terbagi atas :
Cortex
(bagian luar) berwarna merah membentuk
erytrocyte dan thrombocyte
Medulla (bagian dalam)
berwarna putih membentuk lymphocyte dan granulocyte
Pada
Actinopterigii limpa berfungsis untuk melebur
erytrocyte. Trombocyte dibentuk dalam ginjal
mesonephros dan granulocyte yang berasal dari sub mucosa esophagus,
hati, gonad dan ginjal. Pada Chondrichthyes dan Dipnoi Katup spiral usus
membentuk leucocyte.
Ada suatu jaringan seperti bunga
karang berwarna coklat kemerahan yang mengelilingi jantung ikan
Acipenser, Polyodon, Lepidosinen membentuk lymphocyte dan
granulocyte. Rawan cranial pada Squaliformes, Chimaeridae mbtk
semuajenis sel darah.
Suhu tubuh ikan golongan hewan
berdarah dingin (Poikoloterm) suhu tubuh menyesuaikan dengan suhu
lingkungan. Perubahan suhu mendadak sering mjd penyebab kematian ikan.
Perubahan suhu yang kecil pada lingkungan akan menyebar dengan cepat ke
seluruh tubuh ikan sebagai efek perpindahan panas melalui kapiler kulit
dan kapiler insang. Ikan muda karena rasio antara insang dan permukaan
tubuh lebih besar dari ikan dewasa, akan lebih cepat dalam menyesuaikan
suhu tubuhnya.
Sistem
sirkulasi ikan berupa system peredaran darah tertutup atau
peredaran darah tunggal. Pada sisitem peredaran darah tunggal darah
melalui jantung hanya satu kali peredaran. Darah
dari seluruh tubuh yang mengandung karbon dioksida mengalir ke sinus
venosus, kemudian masuk ke atrium. Sinus venosus
adalah ruang atau rongga jantung yang terletak diantara ventrikel dan
atrium. Pada saat jantung mengendur, darah mengalir melalui klep, masuk
kedalam ventrikel. Dari ventrikel darah diteruskan ke konus ateriosus,
kemudian menumju aorta ventralis dan dilanjutkan ke insang. Di Insang,
aorta bercabang-cabang menjadi kapiler-kapiler (Pembuluh-pembuluh
kecil). Kapiler-kapiler insang melepaskan karbon dioksiada dan mengambil
oksigen dari air. Dari kapiler-kapiler insang, darah mengalir ke aorta
dorsalis yang bercabang-cabang. Dari cabang-cabang aorta dorsalis ini
darah mendistribusikan ke kapiler-kapiler seluruh bagian tubuh. Selain
darah juga mengambil kabron dioksida untuk dibawa kembali ke jantung
melalaui vena kava dan sinus venosus.
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.
Anatomi Aves (Avian) dari sistem pernafasan sangat
kompleks dibandingkan dengan mamalia. Berhubung dgn binatang menyusui
yang avian dan sistem pernafasan
terdiri dari
paru-paru yang berkembang, terjadi pertukaran gas dan udara exhaled. . Dalam sistem pernafasan burung yang
juga berfungsi untuk pertukaran gas, tetapi juga penting dalam
menghilangkan panas dari tubuh dan memiliki beberapa fungsi-fungsi
non-pernafasan seperti detoxification metabolis dari produk dan
vocalization. . Seperti di
mamalia, sistem pernafasan atas yang berfungsi untuk menyaring udara
untuk memerangkap debu. Unlike mammalian
lungs, avian lungs are relatively rigid and do not move much during
breathing. Berhubung dgn binatang menyusui tidak seperti
paru-paru, paru-paru relatif avian kaku dan tidak banyak bergerak selama
bernapas. Berasal dari paru-paru
yang tipis-tembok udara sacs yang mengisi sebagian besar rongga tubuh
tidak dikuasai oleh jeroan lainnya kebanyakan burung ada sembilan.
Beberapa udara sacs menembus bagian dalam tulang dan bahkan di bawah
kulit.
I
Sistem Peredaran
Darah Burung mempunyai
jantung yang lebih besar dan kuat jika dibandingkan dengan mamalia. Cuba
anda bayangkan jantung yang mengepam darah ke dalam otot semasa
mengelilngi badan untuk membekalkan oksigen! Oleh itu, jantung
yang kuat diperlukan untuk meningkatkan kadar pembekalan oksigen ke
sel-sel badan oleh darah.Birds have very efficient, 'high performance'
hearts.
Burung yang sangat efisien, 'performa tinggi' hati. The heart of a bird is similar to that of a
mammal. Jantung burung mirip dengan yang mamalia. Blood returning from the head and body to the
heart is pumped to the lungs. Kembali darah dari kepala dan tubuh
ke jantung adalah dipompa ke paru-paru. In
the lungs it picks up a new supply of oxygen. Di paru-paru picks
it up baru pasokan oksigen. Blood
returning from the lungs, is pumped throughout the body. Darah
kembali dari paru-paru, yang dipompa ke seluruh tubuh. The blood carries food and oxygen to all parts of
the body and removes waste products including carbon dioxide.
Darah membawa makanan dan oksigen ke seluruh bagian tubuh dan menghapus
produk termasuk limbah karbon dioksida.
Sistem peredaran darah, jantung, darah kapal, sistem
kurus, dll, memiliki tujuan yang sama dan fungsi yang tidak
di-transportasi lainnya vertebrates pangan, gas, hormon, dan
produk-produk limbah. Only in birds and
mammals is the heart four-chambered. Hanya pada burung dan
mamalia merupakan jantung empat chambered. The heart of birds is relatively larger and
more powerful than that of reptiles and mammals of similar size; perhaps
50-100% larger. Jantung burung yang relatif lebih besar dan
lebih kuat daripada yang reptil dan mamalia yang mirip ukuran; mungkin
50-100% lebih besar. The heart of small
birds is also proportionately larger than that of larger bi rds and is
related to their respiratory rate. Jantung kecil burung juga
proporsional lebih besar daripada yang lebih besar dari RDS dan bi
berkaitan dengan mereka menilai pernafasan. The measurement of heart rates vary because
birds are so excitable when restrained. Pengukuran harga
bervariasi karena jantung burung sehingga mudah meluap perasaannya
ketika terkendali. Tarif jantung biru jay 165 Turki 270 robin 550
kenari 400-800 blue-winged teal 1000 Hummingbird 1200 juga tekanan darah
tinggi dibandingkan pada burung lainnya vertebrates: punai 135/105 mmHg
ayam 180/160 mulan 180/130 kenari 220/154 Turki 235/141 . truktur
sistem peredaran darah burung pada dasarnya seperti yang vertebrates
meskipun ada beberapa modifikasi. Misalnya, dua veins pembuluh darah di
leher kepala yang terhubung lintas yang parah sehingga lilitan kepala
tidak memotong darah drainase. biasanya, burung 'dan arteries veins yang
mengatur agar arteries veins dan berbaring di samping satu sama lain. T Dalam ramah lingkungan, berkenaan dgn
urat darah halus yang kembali dari appendages adalah dangkal sehingga
panas yang hilang.
ProsesFLIGHT: Many of the physiologic
adaptations of the respiratory and circulatory systems are related to
the energetic needs for flight.
Banyak faali adaptasi dari sistem
pernafasan dan peredaran darah yang berkaitan dengan kebutuhan untuk
penerbangan energik. . Hati
menilai burung kecil dari dua kali lipat dari harga saat istirahat dan
terbang masuk ke dalam 3x atau 4x lebih besar burung. Untuk jarak jauh
migran, di mana energi pertimbangan sangat penting, burung biasanya
kehilangan 25% dari berat badan mereka dan bahkan hingga 50%, yang
nampaknya merupakan fisiologis maksimum. Hummingbirds terbang diatas
Teluk Meksiko (800km) dan Golden Plovers terbang 3900km dari Aleutian ke
Hawai non-stop. Secara umum, semakin besar pula burung, maka mereka
dapat terbang jauh, baik non-stop atau migrasi yang panjang. The longest non-stop flights observed (Homing
pigeon 1080km or 600 miles; Ayang mungkin dilakukan dengan angin.
Faktor-faktor
yang membantu penerbangan burung adalah seperti 1) Peranan daya,
2)Badan yang ringan,
3) Bantuan otot,
4) Sistem pernafasan
burung, 5) Sistem peredaran
darah & 6) Pemakanan burung.
Daya-daya
yang Menghasilkan Penerbangan Terdapat 4 daya (tujah ke hadapan, daya seretan, daya
angkat dan berat) yang yang berfungsi bersama-sama untuk membolehkan
burung terbang. Burung akan terbang mendatar sekiranya 4 daya ini
seimbang.
Daya tarikan
graviti boleh dianggap sebagai tujah ke hadapan. Cuba gambarkan sesebuah
basikal yang menuruni cerun bukit yang dengan kelajuan yang semakin
meningkat. Kes ini sama dengan penerbangan burung yang memperoleh tujah
ke hadapan melalui pengibasan sayap dalam bentuk bulatan semasa terbang
di langit.
Daya seretan searah dengan aliran udara. Apabila burung
terbang, terdapat udara dari hadapan yang seolah-olah menolaknya ke
belakang. Daya ini ialah daya seretan.Burung yang sedang terbang
mengurangkan daya seretan ini dengan sayap dan badan yang berbentuk
aerofoil serta sudut yang dibuat oleh sayap semasa terbang. Untuk
mengurangkan laju, burung akan menambahkan luas permukaan ekornya dan
menurunkan kakinya.
Daya angkat terhasil apabila pergerakan ke hadapan seekor
burung mengatasi beratnya. Burung menghasilkan daya angkat dengan
pergerakan ke hadapan ini. Sayap burung berbentuk aerofoil. Aliran udara
di sebelah atas sayap burung lebih laju berbanding dengan aliran udara
di sebelah bawah. Ini menyebabkan tekanan udara di sebelah bawah lebih
tinggi daripada tekanan di sebelah atas. Perbezaan tekanan ini
menghasilkan satu daya angkat yang membolehkan burung terbang di langit.
Badan Burung yang Ringan. Burung juga
mempunyai ciri-ciri yang menjadikan badannya ringan. Ciri-ciri ini
termasuk tulang yang berongga, kepala yang kecil, serta rahang dan paruh
yang ringan (untuk menggantikan gigi yang berat). Badan burung dilitupi
bulu pelepah yang kalis air supaya sentiasa kering. Burung juga
mempunyai hempedal (organ pencernaan) yang membantu mengekalkan
kestabilan semasa terbang. Selain itu, organ pembiakan disesuaikan untuk
mengurangkan saiz burung. Biasanya, burung betina mempunyai ovari yang
kecil. Semasa hamil, saiz ovari akan menambah lebih daripada 1500 kali.
Burung betina yang hamil sekarang akan bergantung kepada pasangannya
untuk mendapat makanan.
Otot-otot yang Membantu Penerbangan Bongkah otot yang besar dan kuat pada dada burung untuk menyokong
penerbangannya terdiri daripada pektoralis major dan pektoralis minor.
Pengecutan pektoralis major diikuti oleh pengenduran pektoralis minor
menggerakkan sayap burung ke bawah. Sebaliknya, pengecutan otot
pektoralis minor dan pengenduran otot pektoralis major menaikkan sayap
ke atas. Tindakan otot secara antagonis ini menaik dan menurunkan sayap
burung semasa terbang.
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.
Peredaran
darah pada reptil merupakan peredaran
darah tertutup karena darah yang dialirkan dari dan ke seluruh
tubuh melalui pembuluh darah, selain
itu karena darah mengalir melewati jantung sebanyak dua kali
maka peredaran darah reptile disebut sebagai peredaran
darah ganda. Peredaran darah ganda terdiri
atas:
Peredaran darah panjang/besar/sistemik Adalah
peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen
dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen
bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah
yang kaya karbondioksida dibawa melalui
vena menuju serambi kanan (atrium) jantung. Peredaran darah pendek/kecil/pulmonal Adalah
peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan
kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida
dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di
alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan
oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui
vena pulmonalis.Proses peredaran darah dipengaruhi juga
oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan
kerja otot yang terdapat pada jantung dan pembuluh darah.
Tiga Pola Sistem Sirkulasi pada Superkelas Reptil Sistem
peredaran darah pada reptil tidak bisa disamaratakan dalam satu
model. Ini tidak begitu mengherankan mengingat keragaman morfologi,
fisiologi dan perilaku yang ditemukan di dalam
superkelas ini. Kita dapat membagi model jantung reptile ke dalam tiga
pola; pola Squamata, pola Varanid, dan pola Crocodilian.
Pola Squamata
Pola ini
ditandai dengan tiga ruang jantung (2
atria dan 1 ventrikel jantung). Atrium kanan menerima darah
miskin oksigen lalu diteruskan ke cavum venosum ventrikel.
Atrium kiri menerima darah kaya
oksigen dari paru-paru lalu diteruskan ke cavum arteriosum. Kontraksi
ventricular pada pola ini adalah tunggal, yang
mana akan berakibat pada tercampurnya darah miskin
oksigen dan darah kaya oksigen. Pola Varanid
Kelompok
kadal-kadalan/Varanida biasanya memiliki
tingkat metabolism yang lebih tinggi dari reptile lainnya dan
memilliki sedikit perbedaan struktur jantung. Pola ini
memiliki karakteristik berjantung tiga ruang tetapi cavum venosum-nya
lebih kecil dari pada cavum venosum pada pola Squamata.
Selain itu peredaran darahnya ganda. Perbedaan ini mengurangi resiko
pencampuran dari darah kaya oksigen dan darah miskin
oksigen. Namun pencampuran masih dapat terjadi dalam beberapa keadaan.
Pola jantung Squamata dan Varanid
Pola Crocodilian
Pola ini
merupakan karakteristik dari Crocodilian. Jantungnya
terdiri dari empat ruangan (dua atria dan dua ventrikel),
tetapi terdapat saluran sempit, yaitu foramen Panizza, yang
menghubungkan dua arteri utama (arteri kanan dan arteri kiri). Dua
system arteri ini muncul dari ruang ventrikel
yang berbeda (arteri kiri dari ventrikel kanan, dan arteri kanan dari
ventrikel kiri). Ini memberikan kesempatan bagi paru-paru untuk
melakukan anoxia (mengurangi suplai oksigen pada jaringan tubuh) pada
kondasi tertentu, misalnya ketika menyelam dalam air. Menurut para penyelam
sukarelawan, buaya dapat diam dalam air selama 10-15 menit. Ketika buaya
sedang bersembunyi dari mangsanya, kemampuan menyelam ini bisa lebih
lama lagi, sekitar 30 menit atau lebih. Eksperimen menunjukkan
bahwa kebanyakan buaya sebenarnya dapat bertahan di
bawah air hingga 2 jam jika dalam keadaan tertekan.
Darah
miskin oksigen dari tubuh di terima oleh atrium kanan dan di transport
ke ventrikel kanan. Dari sana darah dipompa ke paru-paru dan
kembali ke atrium kiri. Darah kaya akan oksigen ini kemudia di pompa
oleh ventrikel kiri menuju seluruh tubuh.
Jantung pola Crocodilian
Walaupun
system arteri kiri berasal dari ventrikel kanan, darah ini tersuplai
oleh oksigen dari darah kaya oksigen di ventrikel kiri melalui foramen
panizza. Karena tekanan dalam system sirkulasi lebih tinggi dari
sirkulasi paru-paru. Katup pada basal system arteri kiri tetap tertutup
untuk menjaga darah tetap terpisah.
Ketika
buaya menyelam, tekanan udara terbentuk dalam paru-paru, menurunkan
aliran pada system paru-paru. Ini menurunkan jumlah darah yang mengalir
ke paru-paru dan output dari ventrikel kanan langsung masuk ke system
arteri kiri. Dengan cara ini, buaya mampu mencegah aliran darah ke
paru-paru jika tidak diperlukan.
Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas
jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah
itu sendiri.
1. Jantung
Jantung
mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu
dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel) dan
terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma.
Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2
lembar :
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung
Jantung memiliki katup atrioventikuler
(valvula bikuspidal) yang terdapat di antara serambi dan bilik
jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi selama
sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis)
yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis
kiri ke bilik selama diastole.
2. Pembuluh Darah
Pembuluh
darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan
vena pada bagian kapiler dan venula yang dihubungkan oleh
bagian endotheliumnya.
Arteri dan vena
terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding
vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan
bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang
terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar
yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang
terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki
diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium
dan sebuah membran basal.
Perbedaan struktur
masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional
masing-masing pembuluh darah tersebut.
Macam-macam Pembuluh Darah
Pembuluh darah terbagi menjadi :
A. Pembuluh darah arteri
Tempat mengalir darah yang dipompa dari bilik
Merupakan pembuluh yang liat dan elastis
Tekanan pembuluh lebih kuat dari pada pembuluh balik
Memiliki sebuah katup (valvula semilunaris)
yang berada tepat di luar jantung
Terdiri atas :
5.1 Aorta yaitu pembuluh dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh
5.2 Arteriol yaitu percabangan arteri
5.3 Kapiler :
a. Diameter lebih kecil dibandingkan arteri dan vena b. Dindingnya terdiri atas sebuah
lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran
basal
Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu :
6.1 Lapisan bagian dalam yang terdiri atas Endothelium
6.2 Lapisan tengah terdiri atas otot polos dengan Serat elastis
6.3 Lapisan terluar yang terdiri atas jaringan ikat Serat elastis
B. Pembuluh Balik (Vena)
Terletak di dekat permukaan kulit sehingga mudah di
kenali
Dinding pembuluh lebih tipis dan tidak elastis.
Tekanan pembuluh lebih lemah di bandingkan pembuluh
nadi
Terdapat katup yang berbentuk seperti bulan sabit (valvula
semi lunaris) dan menjaga agar darah tak berbalik arah.
Terdiri dari :
5.1. Vena cava superior yang bertugas membawa darah dari bagian
atas tubuh menuju serambi kanan jantung.
5.2. Vena cava inferior yang bertugas membawa darah dari bagian
bawah tubuh ke serambi kanan jantung.
5.3. Vena cava pulmonalis yang bertugas membawa darah dari
paru-paru ke serambi kiri jantung.
Macam Peredaran Darah
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah
tertutup karena darah yang dialirkan dari dan ke seluruh tubuh melalui
pembuluh darah dan darah mengalir melewati jantung sebanyak dua kali
sehingga disebut sebagai peredaran darah ganda yang terdiri dari :
1. Peredaran darah panjang/besar/sistemik
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya
oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh
jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan
tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju
serambi kanan (atrium) jantung.
2.
Peredaran darah pendek/kecil/pulmonal
Adalah
peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan
kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan
dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus
paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen
yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.
Proses peredaran darah dipengaruhi juga oleh kecepatan
darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan kerja otot yang
terdapat pada jantung dan pembuluh darah.
Sistem Peredaran Darah
Panjang dan Pendek
Proses
Pertukaran Darah pada Kapiler
Pada kapiler terdapat spingter prakapiler
mengatur aliran darah ke kapiler :
Bila spingter prakapiler berelaksasi maka kapiler-kapiler
yang bercabang dari pembuluh darah utama membuka dan darah mengalir ke
kapiler.
Bila spingter prakapiler berkontraksi, kapiler akan
tertutup dan aliran darah yang melalui kapiler tersebut akan berkurang.
Pada vena bila otot
berkontraksi maka vena akan terperas dan kelepak yang terdapat pada
jaringan akan bertindak sebagai katup satu arah yang menjaga agar darah
mengalir hanya menuju ke jantung.
Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah
Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah
antara lain:
Arteriosklerosis yaitu
pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak)
yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi
oleh lipid (lemak)
Pembentukan
endapan lemak dalam arteri
Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau
berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah
Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis
Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur
Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang
bergerak.
Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang
tidak bergerak .
Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar
membeku (diturunkan secara hereditas)
Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit
secara tidak terkendali.
Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin
akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen
pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun.
Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis
@www.e-dukasi.net
Jika menurut sobat artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.