Thank's for visit, hope this blog can be usefully and don't forget comment us

Selasa, 08 November 2011

Sistem Sirkulasi Pisces



Sistem peredaran darah pada ikan terdiri dari: jantung beruang dua, yaitu sebuah bilik (ventrikel) dan sebuah serambi (antrium). Jantung terletak dibawah faring di dalam rongga parikambium, yaitu bagian dari rongga tubuh yang terletak di anterior (muka). Fungsi jantung memompa darah Selain itu, terdapat organ sinus venosus, yaitu struktur penghubung berupa rongga yang menerima darah dari vena dan terbuka di ruang depan jantung.

Gbr: Jantung ikan terdiri dari Atrium dan Ventrikel

Darah sendiri merupakan Suatu fluida (plasma) tempat bbrp bahan terlarut dan tempat erythrocyte, leucocyte dan bbrp bahan lain tersuspensi. Fungsi darah pada Ikan adalah sbagai berikut :

  1. Mengedarkan suplai makanan ke sel-sel tubuh
  2. Membawa oksigen ke jaringan2 tubuh
  3. Membawa hormon dan enzim ke organ yg memerlukan

Volume darah pada ikan pada ikan Teleostei berkisar 1,5-3% dari bobot tubuh. Jumlah organ yang membuat darah pada ikan jumlah lebih banyak dari mamalia. Darah pada pisces terdiri dari plasma dan sel darah (Sel darah merah dan Sel darah putih).



Plasma Darah
Berapa cairan jernih berisikan mineral terlarut, hasil pencernaan makan yg diserap oleh buangan jaringan,enzim, antibodi & gas terlarut


Erytrocyte (Sel darah merah)
  • Memiliki inti
  • Berwarna merah kekuningan
  • Erytrocyte dewasa bentuk lonjong, kecil, diameter 7-36 mikron (tergantung spesies ikannya)
  • Jumlah tiap mm3 darah berkisar antara 20.000 – 3.000.000
  • Pengangkutan oksigen dalam darah bergantung pada HB yang terdapat dalam erytrocye


Leucocyte (sel darah putih)

  • Tidak berwarna
  • Berjumlah 20.000-150.000 dlm tiap mm3 darah
  • Dibedakan 2: granulocyte dan agranulocyte


Granulocyte
neutrophyl, acidophil (easinophil), basophil.

Agranulocyte
lympocyte, monocyte, thrombocyte.(terbesar dr leucocyte)


Organ pembentuk darah pada Cyclostoma semua jenis darah dibentuk dalam Limpa yang tersebar pada sub mucos usus alat pencernaan makanan. Pa
da Ikan berahang limpa terbagi atas :
  1. Cortex (bagian luar) berwarna merah membentuk erytrocyte dan thrombocyte
  2. Medulla (bagian dalam) berwarna putih membentuk lymphocyte dan granulocyte

Pada Actinopterigii limpa berfungsis untuk melebur erytrocyte. Trombocyte dibentuk dalam ginjal mesonephros dan granulocyte yang berasal dari sub mucosa esophagus, hati, gonad dan ginjal. Pada Chondrichthyes dan Dipnoi Katup spiral usus membentuk leucocyte.

Ada suatu jaringan seperti bunga karang berwarna coklat kemerahan yang mengelilingi jantung ikan Acipenser, Polyodon, Lepidosinen m
embentuk lymphocyte dan granulocyte. Rawan cranial pada Squaliformes, Chimaeridae mbtk semuajenis sel darah.

Suhu tubuh ikan golongan hewan berdarah dingin (Poikoloterm) suhu tubuh menyesuaikan dengan suhu lingkungan. Perubahan suhu mendadak sering mjd penyebab kematian ikan. Perubahan suhu yang kecil pada lingkungan akan menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh ikan sebagai efek perpindahan panas melalui kapiler kulit dan kapiler insang. Ikan muda karena rasio antara insang dan permukaan tubuh lebih besar dari ikan dewasa, akan lebih cepat dalam menyesuaikan suhu tubuhnya
.

Sistem sirkulasi ikan berupa system peredaran darah tertutup atau peredaran darah tunggal. Pada sisitem peredaran darah tunggal darah melalui jantung hanya satu kali peredaran. Darah dari seluruh tubuh yang mengandung karbon dioksida mengalir ke sinus venosus, kemudian masuk ke atrium. Sinus venosus adalah ruang atau rongga jantung yang terletak diantara ventrikel dan atrium. Pada saat jantung mengendur, darah mengalir melalui klep, masuk kedalam ventrikel. Dari ventrikel darah diteruskan ke konus ateriosus, kemudian menumju aorta ventralis dan dilanjutkan ke insang. Di Insang, aorta bercabang-cabang menjadi kapiler-kapiler (Pembuluh-pembuluh kecil). Kapiler-kapiler insang melepaskan karbon dioksiada dan mengambil oksigen dari air. Dari kapiler-kapiler insang, darah mengalir ke aorta dorsalis yang bercabang-cabang. Dari cabang-cabang aorta dorsalis ini darah mendistribusikan ke kapiler-kapiler seluruh bagian tubuh. Selain darah juga mengambil kabron dioksida untuk dibawa kembali ke jantung melalaui vena kava dan sinus venosus.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls